header 728 x 90 3

Membuat Konsep Dahsyat Bisnis Makanan Yang Menguntungkan

JIBI/SOLOPOS/Dwi Prasetya Pedagang menyiapkan bakso kepada pelanggan di warung Bakso Remaja, Kartopuran, Kecamatan Serengan Solo, Selasa (20/11). Naiknya harga daging sapi membuat pedagang terpaksa ikut menaikkan harga bakso dari Rp8.500 menjadi Rp9.000 per porsi.

JIBI/SOLOPOS/Dwi Prasetya
Pedagang menyiapkan bakso kepada pelanggan di warung Bakso Remaja, Kartopuran, Kecamatan Serengan Solo, Selasa (20/11). Naiknya harga daging sapi membuat pedagang terpaksa ikut menaikkan harga bakso dari Rp8.500 menjadi Rp9.000 per porsi.

Ada banyak variasi tipe bisnis yang bisa anda pilih sekarang ini. Anda bisa memilih berbisnis berjualan pakaian misalnya karena keahlian anda memang di bidang itu. Ataupun bisa juga anda berbisnis dalam bidang budidaya lele misalnya karena anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar dari memasok lele ke berbagai rumah makan. Atau bisa juga anda memilih berbisnis makanan tertentu. Jelas pilihan anda ini harus bisnis makanan yang menguntungkan supaya anda kerasan dalam bisnis tersebut.

Tentu ada tips dan trik tertentu yang membuat anda bisa menentukan makanan jenis apakah yang bisa menjadi bisnis makanan yang menguntungkan untuk anda ambil. Anda jelas harus melakukan survey terlebih dahulu berkaitan dengan jenis makanan kesukaan penduduk yang tinggal di daerah anda. Survey ini semakin penting peranannya ketika tempat anda membuka bisnis ini berlokasi di pedesaan. Akan tetapi ketika anda membukanya di perkotaan, hal itu juga tidak akan menjadi masalah karena lebih banyak orang yang lalu lalang.

Jenis Bisnis Makanan yang Mungkin

Pada dasarnya ada dua jenis tipe bisnis makanan. Yang pertama adalah bisnis makanan sehari-hari dan yang kedua adalah bisnis makanan ringan. Jelas keduanya memiliki karakteristik yang sangat berbeda dan keduanya sama-sama bisa menjadi bisnis makanan yang menguntungkan asalkan pengelolaannya memang sesuai dengan berbagai aspek yang mendukung keuntungan bisnis.Untuk bisnis makanan sehari-hari, maka hal itu bisa dipraktekkan dengan membuka restoran misalnya. Kemungkinan mendapatkan keuntungan yang besar sangat tergantung pada jenis makanan yang ditawarkan di sana. Tentu ada banyak cara juga yang harus dikembangkan demi meminimalisir biaya produksi.

Sementara itu, untuk bisnis makanan snack misalnya, kemungkinan keuntungan yang besar langsung memang lebih kecil. Akan tetapi kemungkinan bisnis makanan ringan semacam ini bisa bertahan lama jelas lebih besar. Beda dengan makanan sehari-hari yang daya tahan makanannya juga terbatas sehingga dalam operasionalnya jelas yang pertama itu lebih merepotkan dari bisnis yang satu ini. Yang manapun yang anda pilih, supaya menjadi bisnis makanan yang menguntungkan, anda harus bisa menakar kemungkinan laris tidaknya makanan yang anda perjualbelikan.

Tags:
author

Author: 

Related Posts