header 728 x 90 3

Usaha Sampingan Nasi Bungkus Beromzet Jutaan Rupiah

 

usaha-sampingan-nasi-bungkusSobat sekalian, sekali lagi saya mengangkat artikel bisnis dari hal yang di remehkan tetapi penghasilannya luarbiasa fantastis jika kita mau serius untuk melakukannya. Banyak dari kita selalu berfikir tentang bisnis yang besar dan mendapatkan penghasilan yang besar, padahal bisnis tersebut membutuhkan modal yang tidak sedikit pula.

Dengan jalan hutang dari Bank dan menganggunkan berbagai barang yang kita miliki berharap dapat memiliki bisnis yang besar, pada kenyataannya bisnis tersebut gagal dan kita masih meninggalkan hutang di Bank.

Ketika sudah mulai banyak hutang kitapun semakin tertekan. Setiap akhir ataupun awal bulan stress sering datang karena berbagai tagihan terus datang silih berganti. Yups… pernahkan para sobat pengusaha merasakan hal tersebut?… mungkin jawabannya sebagian besar dari pengusaha pernah mengalaminya.

Karena yang kita fikirkan biasanya adalah selalu hal yang besar. Padahal untuk memulai bisnis dengan aman kita harus mau untuk memulai dengan modal yang kecil, sehingga ketika gagal kita tidak stress karena terbelilit hutang. Dengan modal yag kecil, ketika kita gagal kita masih bisa bangkit lagi dengan menambahkan modal kecil lagi. Sehingga usaha tersebut akan berjalan lagi setelah dievaluasi.

Usaha satu ini patut anda coba di daerah anda, terkesan remeh tetapi kebutuhan akan produk ini sangat tinggi. Pernahkan anda perhatikan saat pagi hari para pekerja harus terburu-buru karena ada apel pagi ataupun morning breffing di kantornya, pernahkah anda lihat anak-anak sekolah yang terburu-buru untuk sampai di sekolah karena macet, bangun kesiangan, dll. Dan pasti mereka terburu-buru untuk sarapan pagi, mengingat pentingnya sarapan pagi untuk nutrisi otak. Dan kebanyakan para ibu-ibu tidak punya waktu untuk masak. Nah… itu adalah salah satu peluang yang bisa kita ambil.

Tidak hanya itu, sejalan dengan kerumitan aktivitas pagi hari tersebut, ada pula kebiasaan yang sering terjadi di wilayah perkotaan atau tempat padat penduduk, pada pagi hari para ibu-ibu lebih hoby menunggu pengecer sayuran nyamperin kerumahnya, ketimbang harus belanja ke pasar. Banyak juga pengecer sayur yang membuka stand di perumahan, trotoar jalan , bahkan di gang-gang yang sering di lewati banyak orang. Dalam satu desa/kelurahan jumlahnya bisa ratusan. Yah… itu juga merupakan peluang yang sejalan dengan penjelasan di paragraf sebelumnya.

Kira-kira apa yang mereka butuhkan,,??

Yupss…. Jawabannya adalah Nasi Bungkus. Nasi bungkus ini dianggap sebagai makanan yang cepat saji yang tidak harus antri untuk dilayani, nasinya juga sesuai dengan kebutuhan sarapan, tidak terlalu banyak dan tidak perlu ribet , tinggal ambil dan bisa makan dimana saja baik di kantor ataupun di sekolah.

 

Banyaknya pengecer sayur yang mobile ataupun yang nye-tand menggunakan lapak kotemporer menjadikan market nasi bungkus ini akan semakin luas. Hitung saja ketika kita memproduksi 200 buah nasi bungkus, dan dititipkan ke 20 pengecer, per pengecer kita titipin 10 buah. Nah,, Dengan margin/keuntungan per bungkus adalah Rp. 1000 jika habis semua, otomatis kita sehari mendapatkan laba Rp. 200.000, jika dalam sebulan maka kita akan mendapatkan laba sebesar Rp. 6.000.000, dari hanya jualan nasi bungkus yang kita titipkan ke pengecer sayuran pagi hari. Belun lagi di warung-warung kopi yang buka pagi hari, kita juga bisa titipkan kesana.

Hemmm….. fantastis bukan penghasilannya, bisa melebihi gaji pegawai dalam sebulan, hanya dengan menjual nasi bungkus. Tunggu apalagi jika anda berminat memulai bisnis ini, ingat yang paling utama dalam berbisnis kuliner / makanan adalah kualitas rasanya. Buatlah produk anda dari bahan yang baik agar rasa menjadi lebih enak dari pesaingnya.

Semoga artikel ini dapat membantu anda untuk keluar dari masalah ekonomi dan membuat anda akan lebih sejahtera dari sekarang. Ingat kata-kata bijak, 10% ide sudah sangat cukup selebihnya 90% adalah take action.

author

Author: 

Related Posts