header 728 x 90 3

Kunci ampuh mempertahankan bisnis

kunci-ampuh-mempertahankan-bisnisanyak dari kita tau beberapa usaha yang sudah berjalan akhirnya tumbang juga, atau yang masih baru berjalan juga bisa tumbang. Malah yang sudah bertahun-tahun usahanya jalan juga bisa terhempas begitu saja.
Sobat-sobat wirausaha yang sangat berbahagia, dalam bisnis ada beberapa tahapan yang harus dilalui, dimulai dari persiapan bisnis seperti ide, konsep dan modal. Hal ini terkadang bisa tidak lengkap saat kita wal membuka usaha, dan terkesan membingungkan kita. Ketika ide dan konsep sudah ada , eh ternyata modalnya yang belum cukup. Atau ketika modal cukup, eh ternyata kita masih bingung menentukan konsep. Hal-hal itu juga butuh perjuangan untuk mewujudkannya walaupun itu ba tahap persiapan.
Berikutnya tahap kedua yaitu jalannya usaha tersebut. Jika tahap persiapan sudah selesai mulai dari ide, konsep dan modal sudah lengkap dan semua sudah ready. Berarti kita berlanjut ke tahap jalannyab usaha, jalnnya usaha juga mengalami berbagai macam tantangn dan rintangan, sehingga nanti akan terbentuk SOP yang disesuaikan berdasarkan perkembangan yang terjadi dalam bisnis kita itu. Jika dalam hal ini usaha sudah bagus, pelanggan mulai berdatangan, profit juga mulai memberikan nilai positif. Maka akan naik tahap lagi.
Tahap berikutnya adalah mempertahankan usaha tersebut itu untuk tetap eksis. Nah… sobat-sobat semua, terkadang di tahap ini banyak dari para pengusaha tidak belajar tentang management keungan dengan baik, yang dipelajari hanya ilmu marketingnya saja. Ini sangat berbahaya, karena kunci kesuksesan yang sebenarnya ada ditahap ini.
Nah sobat-sobat semua dalam artikel saya kali ini saya akan memberikan kunci ampuh untuk tahap mempertahankan usaha. Jadi bukan di marketingnya ya. Baik sobat apakah itu kunci ampuhnya. Yuk teus simak artikl ini dengan penuh fokus dan perhatian.
Yang pertama, jangan turuti gaya hidup, tapi lebih condong pada kebutuhan hidup sewajarnya. Banyak dari kita tidak menyadari bahwa penghambat kesuksesan salah stunya ada disini, bisnis baru berjalan 1 tahun, pendapatan bersih perbulan baru 5 juta rupiah, tetapi sudah berani ambil mobil, rumah, dan bergaya layaknya OKB (Orang Kaya Baru). Hati-hati ini akan menjadi bumerang bagi kita. Gimana tidak, penghasilan bersih dari bisnis baru, tetapi cicilan rutinnya sebesar 4 juta. Ini yang sangat saya warning bagi sobat-sobat semua terutama bagi pemula. Ingat di balik angka pendapatan bersih itu banyak yang harus di suntikkan lagi ke bisnis anda untuk peningkatan, bukan untuk dihabiskan, dan yang ujungnya akan bingung jika bisnis dalam keadaan lesu. Jika uangnya tidak cukup untuk beli mobil baru maka jangan paksakan untuk kredit, lebih baik tabung dan beli yang bekas terlebih dahulu. Gaya berpakaian, makanan mestinya tidak harus bermewah-mewahan. Hal tersebut akhirnya memunculkan hutang dan kebangkrutan.
Kunci kedua, anggarkan khusus rutin tiap bulan untuk sedekah, malah dianjurkan 30% dari pendapatan bersih anda di gunakan untuk sedekah. InsyaALLAH usaha akan terus berkembang dan semakin meningkat keuntungnyannya. Daripada untuk berfoya-foya lebih baik digunakn untuk sedekah karena dengan sedekah maka akan menolak bala (kejadian buruk).
Kiranya 2 kunci itu yang dapat saya berikan, kita harus prihatian dan benar-benar hati-hati dalam menjalani bisnis yang sudah berjalan. Jika bisnis tersebut mati, maka kita sendiri yang akan merugi, harus memulai dari awal lagi dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Demikian yang dapat saya bagi, mudah-mudah bermanfaat. Usaha bukan tujuan untuk hanya mensejahterakan diri sendiri, melainkan dapat memberikan kemanfaat bagi orang lain.

Rate this article!

author

Author: 

Related Posts