Peluang Usaha Rumahan Yang Menjanjikan

peluang usaha rumahanMemiliki usaha sampingan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama merupakan keinginan banyak orang. Sebab, selain memiliki penghasilan tetap, mereka akan mendapatkan pendapatan tambahan. Sehingga dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari dari dua sumber keuangan sekaligus. Menyadari hal tersebut, orang-orang pun berbondong-bondong untuk mencari peluang usaha di rumah yang menjanjikan dan fleksibel dalam pengerjaannya. Terutama usaha-usaha yang tidak membutuhkan modal terlalu besar, karena kekhawatiran dana yang dikeluarkan tidak dapat kembali utuh jika usaha yang dijalankan tidak berhasil. Banyak sekali bisnis yang dapat dilakukan di rumah. Tentunya memiliki usaha tanpa perlu menyewa atau membeli tempat cukup memberikan rasa aman bagi pelaku bisnis, karena permasalahan tempat memang selalu menjadi pertimbangan serius bagi mereka yang ingin memulai usaha.

Peluang usaha rumahan yang pertama adalah dengan membuka warung kopi. Anda bisa memanfaatkan halaman rumah dengan memasang terpal di bagian atas untuk menghalau bila gerimis atau hujan sedang turun. Anda juga tidak perlu membeli rombong, cukup bermodalkan meja yang cukup besar saja untuk meletakkan peralatan dan bahan seperti kompor, teko, kopi, gula, gelas, dan makanan pendamping seperti gorengan atau mi instan. Sedangkan untuk tempat duduk pembeli, Anda bisa menggelarkan karpet yang luas dan meletakkan beberapa meja berkaki pendek secara terpisah. Bisnis ini tampak sepele, namun sebenarnya menjanjikan keuntungan yang besar. Anda cukup membukanya pada sore hingga larut malam saja, minimal Anda akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 100.000,- per hari. Tapi, pendapatan itu tergantung juga dari kenikmatan kopi yang disajikan. Jadi, pastikan Anda meracik kopinya senikmat mungkin, karena pengunjung warung kopi selalu mengutamakan citarasa.

Selanjutnya, peluang usaha rumahan lain yang dapat Anda geluti adalah usaha angkringan. Sama seperti dengan membuka warung kopi, Anda bisa memanfaatkan halaman rumah dengan memasang terpal dan karpet untuk lesehan. Bedanya, angkringan akan terasa berbeda kalau tidak menyertakan rombong kayu, sehingga Anda lebih baik membelinya. Tidak perlu baru, Anda bisa membeli bekas pakai yang kondisinya masih bagus. Menu utama angkringan yang wajib disajikan tentu saja nasi kucing. Jika Anda terlalu sibuk atau tidak bisa memasak untuk menu angkringan yang Anda buka, Anda bisa bekerja sama dengan orang lain untuk menyuplai menu di angkringan Anda. Dengan begitu, Anda cukup menyediakan tempat dan menjaga angkringan tersebut tanpa perlu repot atau capek memasak.

Peluang usaha rumahan ketiga adalah membuka pabrik produksi kerupuk. Meskipun berjudul pabrik, tidak seperti pabrik perusahaan besar yang dipenuhi alat-alat berat. Syarat dalam bisnis ini adalah Anda memiliki cukup ruang terbuka di belakangan rumah yang mana bisa digunakan membuat tungku besar guna keperluan menggoreng kerupuk. Peralatan lain yang diperlukan adalah alat pencetak kerupuk serta penggorengan dan centong besar. Tidak perlu dikerjakan sendiri, Anda bisa mempekerjakan beberapa orang dengan tugas masing-masing, yakni : membuat adonan, menggoreng, dan mengemas kerupuk ke dalam wadah plastik untuk dipasarkan. Meskipun terlihat seperti bisnis yang tidak menjanjikan, tapi jika Anda berhasil memasarkan krupuk-krupuk produksi hingga ke seantero kota, omzet yang didapat bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Satu lagi peluang usaha rumahan yang perlu Anda pertimbangkan adalah membuka toko kue. Jika Anda memiliki hobi membuat kue, maka bisnis yang satu ini cocok untuk Anda tekuni. Anda tidak perlu langsung membuka gerai, tetapi coba tes pasar terlebih dahulu melalui penjualan online. Jadi, Anda baru membuat kue ketika ada pesanan. Cara ini juga ampuh untuk menghindari kerugian mengingat kue merupakan bahan makanan yang mudah basi, jadi menyetoknya dalam jumlah besar berpotensi merugikan Anda jika tidak laku. Apabila respon pasar bagus, baru Anda coba membuka toko kue dengan memanfaatkan garasi di rumah. Anda cukup membeli etalase saja untuk mendisplay kue-kue buatan Anda. Jangan memproduksi terlalu banyak dahulu, lebih baik stok terbatas dan langsung membuat lagi ketika semuanya sudah habis terjual, sehingga dari kualitas pun terjaga. Jangan lupa mengatur kelembaban ruangan, karena cepat basi tidaknya kue juga bergantung pada temperatur sekitar.