header 728 x 90 3

Cara-cara Promosi Sederhana Untuk Usaha Kecil

cara promosi sederhanaPromosi pada dasarnya adalah kegiatan mengenalkan produk yang akan dijual kepada calon pembeli agar mereka tertarik dan mau membeli. Setiap usaha baik usaha besar maupun usaha kecil perlu dipromosikan untuk meningkatkan jumlah penjualan.
Bagi usaha kecil promosi dapat digunakan secara sederhana dan tidak memerlukan dana besar, Anda dapat menggunakan cara-cara promosi yang murah namun cukup efektif untuk mengenalkan produk dan mengundang konsumen agar mau membeli.
Cara-cara sederhana yang dapat digunakan untuk promosi usaha kecil diantaranya;

1. Brosur sederhana namun menarik dapat dibagikan kepada target pasar atau calon pembeli yang tepat menurut Anda disesuaikan dengan jenis produk. Membuat brosur bis dilakukan dengan membuat sendiri seperti mengetik yang berisi produk Anda, seperti; sedia pulsa murah, pembuatan spanduk murah 1 jam selesai bisa ditunggu dan lainnya. Brosur kreatif bisa diuat seperti dalam brosur ukuran kecil ¼ kertas ukuran hvs atau A4 ditulis nomor telepon penting diwilayah Anda seperti telepon kantor polisi, telepon rumah sakit atau puskesmas, nomor telepon pelayanan gangguan telepon, air bersih, listrik, pemadam kebakaran dan lainnya, dan dibawahnya nomor telepon Anda beserta jasa atau produk yang Anda jual.
2. Membuat spanduk yang menarik dan berwarna atau foto produk didepan kios, pada roda dorong untuk jualan misalnya.
3. Program diskon selama waktu tertentu; diskon lebaran, diskon tahun baru, diskon agustusan (hari kemerdekaan) diskon cuci gudang. Seperti; Kupat tahu istimewa diskon 20% khusus tanggal 17 Agustus, Promosi khusus liburan sekolah Kursus Lancar Bahasa Arab diskon 60% dan lainnya.
4. Program bonus, yaitu memberi bonus kepada konsumen tentunya Anda jangan rugi harus diperhitungkan dengan modal dan keuntungan. Seperti Kupat tahu istimewa bonus teh manis dan lainnya.
5. Memanfaatkan waktu sepi untuk memberi diskon atau bonus. Seperti Batagor spesial beli jam 14.00 sampai 15.00 diskon 50%. Jam 14 sampai jam 15 biasanya waktu sepi pengunjung misalnya karena orang-orang selesai istirahat kan tor jam 13.00 sampai 13.30 untuk menarik pengunjung lain selain pekerja kantor dirangsang dengan program diskon.
6. Menempel stiker di pintu angkot, cukup praktis karena para penumpang yang bergantian dapat melihat produk yang dijual beserta alamat lengkap, pengiklan bisa minta ijin kepada pemilik angkot.
7. Membagi brosur di lampu merah atau setopan pada waktu mobil atau motor berhenti dapat dibagi brosur tersebut.
8. Membagi brosur di gerbang sekolah saat bubaran sekolah untuk produk yang berhubungan dengan siswa sekolah atau mahasiswa, seperti jasa bimbingan belajar, dan lainnya. Atau ditempat anak sekolah berkumpul seperti dikantin sekolah, bisa juga di majalah dinding sekolah dan ditempat lainnya.
9. Kemasan produk yang menarik seperti produk makanan atau kuliner, pakaian dan lainnya, dibelakang kemasan dicantumkan alamat rumah produksi yang sulit dicari (karena jalannya menjorok kebelakang atau masuk gang) dengan menambahkan peta lokasi agar mudah dicari.
10. Mengikuti acara interaktif di radio, seperti mengikuti acara bisnis atau program wirausaha, pada saat sesi tanya jawab atau penyampaian masukan interaktif , pemilik usaha dapat menelpon dan sebutkan usaha apa dan alamat dimana, sehingga dapat menjadi iklan atau promosi secara tidak langsung. Kalau anggarannya ada bisa juga mengiklan produk di radio.
11. Saat ini masyarakat sudah terbiasa dengan penggunaan iklan baris gratis di internet, fasilitas ini bisa dimanfaatkan secara optimal.

Tags:
author

Author: 

Related Posts